Presiden Joko Widodo Membuka Rakorpimnas II PGRI - dikpora.jogjaprov.go.id

Presiden Joko Widodo Membuka Rakorpimnas II PGRI

DETAIL BERITA 24 Juli 2017 03:07 WIB,   Jurnalis: Eri-k ,   Dibaca : 214kali
  Foto :  
Share :
Perkembangan Global yang demikian cepat, harus dan cepat pula kita sadari. Anak-anak harus dipersiapkan sejak 5, 10 hingga 20 tahun ke depan, demikian Presiden Joko Widodo pada Rakorpimnas II PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia ) yang berlangsung pada Sabtu (22/07) di Hotel Sahid Yogyakarta. Hal demikian menurut Jokowi, ke depannya akan mempengaruhi di segala bidang, jangan sampai arus tersebut merubah arus sosial dan karakter serta budaya anak-anak kita.

Dalam hal ini PGRI akan sangat berperan menyiapkan antisipasi tersebut. “Jangan sampai anak didik kita dididik oleh medsos, ataupun berbagai program yang ada di Smart Phone”, namun bagaimana kita dapat mengisinya, terutama dengan karakter.

Pada guru kita menitipkan amanah untuk memenangkan kompetisi agar berperan penuh dalam pembangunan bangsa karena guru merupakan aktor utama dalam pendidikan dan merupakan teladan dan panutan anak didik kita.

Sementara itu Gubernur DIY, Sultan HB X menyampaikan antara lain bahwa, tugas seorang guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan dan melatih anak didik menuju arah terbangunnya peradaban yang bermartabat melalui pendidikan. Sultan juga mengutip fatwa Ki Hajar Dewantara “Lawan Sastro Ngesti Mulyo” yang membawa pesan, “jika kita menggenggam ilmu pengetahuan yang dihandaikan sastra, sebagai bangsa, kita akan mampu menuju kemulyaan, dimana yang membawa menuju kemulyaan itu tidak lain adalah guru.

Sultan juga menghimbau untuk jangan berhenti berkarya atau akan segera menjadi tua dan tak berguna, Memperoleh keuntungan tanpa resiko, pengalaman tanpa bahaya, dan menerima hadiah tanpa bekerja, ini sama dengan tidak mungkinnya hidup tanpa dilahirkan. Sehingga janganlah berhenti yang akan menghambat kita untuk lajunya sukses.

“Dengan Rakorpimnas PGRI dapat menjadi kunci pembuka untuk bangsa yang bermartabat”, imbuhnya. Pendidikan karakter sangatlah penting karena merupakan ruh pendidikan dan PGRI memandangnya sebagai suatu keharusan untuk dilaksanakan dan berakar menjadi budaya sekolah, demikian Dr. Unifah Rosidi, Mpd, Ketua umum Pengurus Besar PGRI dalam laporannya yang disampaikan pada Presiden.

Di kesempatan yang sama dikatakannya pula bahwa, guru jangan terlalu disibukkan dengan pekerjaan administrasi sehingga bisa fokus pada mengajar anak didiknya. Sejalan dengan itu hendaknya tata kelola guru disederhanakan sehingga jangan sampai aturan membelenggu kreativitas dan hak-hak guru.

Acara Rakorpimnas ini dibuka oleh Presiden Jokowi ditandai dengan pemukulan gong. Selain itu diberikannnya pula penghargaan kepada guru, sekolah serta perguruan tinggi berprestasi.

Hadir dalam Rakorpimnas II PGRI ini utusan Organisasi Guru Negara tetangga yaitu : Brunai Darusalam, Malaysia, Singapura dan Turki. Selain itu hadir pula Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Sekretaris Negara, Gubernur DIY, Gubernur Kepulauan Riau dan Bupati Sleman serta undangan lainnya.


Berita Terkait

Berita Lain


Komentar Berita

Kembali ke atas


PENGUMUMAN BARU
LINK PENTING: BSE - Lembaga Pusat - Lembaga Daerah - Link UPTD - Budaya Baca - Konten Pendidikan - NUPTK - NISN - NPSN - Seksi DIKTI - BAN SM

Kantor : Jl.Cendana 9 Yogyakarta Kode Pos : 55166 Telepon : (0274) 541322 Fax : 513132 Email : dikpora@jogjaprov.go.id
Dinas Pendidikan, Pemuda, & Olahraga
Daerah Istimewa Yogyakarta.

www.dikpora.jogjaprov.go.id
Copyright © 2014 .Hak cipta dilindungi undang-undang.
Web themes by watulintang.com